Denpasar, April 2026 – BGTK Provinsi Bali terus berkomitmen menghadirkan program peningkatan kompetensi dan penguatan kepemimpinan pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing di Provinsi Bali. Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas kepemimpinan pendidikan, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali bekerja sama dengan BKPSDM Kota Denpasar dan Disdikpora Kota Denpasar menyelenggarakan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Denpasar Tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan calon kepala sekolah yang profesional, visioner, adaptif, dan berintegritas untuk mendukung transformasi pendidikan di Indonesia, serta memperkuat kompetensi manajerial, supervisi akademik, dan kepemimpinan calon kepala sekolah. Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) merupakan tahap kelima dalam proses Seleksi Calon Kepala Sekolah.Â

Pelatihan BCKS Kota Denpasar Tahun 2026 dilaksanakan secara bertahap mulai Maret hingga April 2026 dimulai dari seleksi administrasi dan substansi, dimana BGTK Bali memiliki tanggung jawab untuk membuat program dan kelas pelatihan melalui SIM-KSPSTK. Program pelatihan yang telah dikonfigurasi oleh UPT di LMS Admin akan dapat diakses oleh peserta melalui Learning Management System (LMS) di Ruang GTK. Rangkaian ini telah sampai pada tahap pembelajaran tatap muka, serta pendampingan bersama kepala sekolah mentor. Kegiatan tatap muka pelatihan BCKS Kota Denpasar berlangsung di Sanur Resort Watujimbar, Denpasar, pada 21– 30 April 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penguatan kepemimpinan sekolah dalam mewujudkan pendidikan bermutu menuju Indonesia Emas 2045. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran, agen perubahan, sekaligus penggerak transformasi pendidikan di satuan pendidikan.
Berdasarkan data kebutuhan kepala sekolah secara nasional, Provinsi Bali masih memerlukan banyak kepala sekolah definitif, baik karena faktor pensiun maupun adanya sekolah yang belum memiliki kepala sekolah tetap. Oleh sebab itu, pelatihan ini menjadi salah satu solusi strategis dalam menyiapkan calon pemimpin pendidikan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan penguatan kompetensi kepala sekolah yang meliputi kompetensi kepribadian dan kepemimpinan, pengelolaan satuan pendidikan, kewirausahaan dalam kepemimpinan sekolah, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, supervisi akademik, serta kompetensi sosial dan kolaborasi pendidikan.

Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan bersama kepala sekolah mentor di sekolah mitra. Pendekatan ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam mengelola sekolah, menyusun strategi kepemimpinan, hingga menyelesaikan berbagai tantangan dalam dunia pendidikan.
Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan integratif dan transformatif yang menekankan pembelajaran mendalam melalui diskusi kasus nyata, refleksi, coaching, mentoring, serta penyusunan proyek transformasi kepemimpinan sekolah. Kegiatan ini juga menghadirkan fasilitator nasional dari unsur Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) BGTK Provinsi Bali yang kompeten dalam pengembangan kepemimpinan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir calon kepala sekolah yang mampu menjadi teladan, memiliki kemampuan manajerial yang baik, membangun budaya mutu di sekolah, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan, mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Penulis: Agus Adi | Editor: Cahaya
Tim Humas dan Publikasi
Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Bali
Direktorat Jenderal GTKPG
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: bgtkbali.kemendikdasmen.go.id
Twitter: twitter.com/bgtkbali
Instagram: instagram.com/bgtkbali
Facebook: facebook.com/bgtkbali
Youtube: youtube.com/@bgtkbali